Rincian Biaya Pendidikan di All Asia Aviaton Academy

AAA academyAll Asia Aviaton Academy telah menjadi salah satu sekolah pilot di Filipina yang menjadi favorit pelajar Indonesia. Bagaimana tidak? AAA sangat murah hati dengan menetapkan biaya pendidikan yang relatif lebih murah dibanding sekolah pilot lainnya. Di samping itu, bagi siswa yang kurang mampu disediakan program pinjaman dana pendidikan yang pembayarannya dicicil setiap bulan. AAA pun tidak memberatkan siswanya dengan biaya pendaftaran (gratis). Apakah Anda tertarik untuk masuk AAA? Jika iya, berikut perincian dana yang harus Anda siapkan:

Biaya tes kesehatan

Meskipun tanpa uang pendaftaran, siswa tetap harus membayar sendiri tes kesehatan yang akan di laksanakan di Balai Penerbang (Hatpen) di Kemayoran. Biayanya berkisar antara 750-800 ribu rupiah. Selain melakukan tes fisik di Hatpen, siswa juga harus melanjutkan tes ke Lakespra MT. Haryoto untuk menjadi tes kejiwaan (mental). Biaya yang dikeluarkan untuk tes ini sebesar 150-200 ribu rupiah. Agar uang tes kesehatan tersebut tidak terbuang sia-sia, sebaiknya mempersiapkan fisik Anda jauh-jauh hari, seperti berolahraga teratur dan mengkonsumsi makanan sehat. Tak lupa untuk melakukan check up ke dokter untuk mengetahui keadaan tubuh Anda secara mendetail. Apabila terdeteksi adanya penyakit berbahaya, maka dapat langsung bisa ditangani.

Biaya pelatihan (PPL, CPL, IR, dan ME)

pelatihan pilotAAA menyediakan 2 paket pelatihan pilot, yaitu PPL-IR dan PPL-ME. Untuk menjadi pilot, Anda harus mendapatkan lisensi PPL, CPL, IR, hingga ME. Setiap tingkatan lisensi memiliki biaya berbeda. AAA sendiri menetapkan biaya sebesar USD 48,380 untuk paket PPL-IR dan USD 57,810 untuk paket PPL-ME. Biaya yang termasuk di dalam paket adalah SSP (Special Study Permit), pengurusan visa dan surat izin lainnya, biaya cek kesehatan di Filipina, modul pembelajaran,  biaya dokumentasi, transportasi darat dari Manila ke IBA, kursus bahasa Inggris, serta biaya check ride dengan CAAP. Pembayarannya diangsur sebanyak 3 kali, yaitu di Indonesia (sebelum keberangkatan) serta setelah 60 hari dan 90 hari berada di Filipina. Namun, biaya tersebut tidak termasuk biaya seragam, tiket ke Manila, dan remidial ujian harus ditanggung sendiri oleh siswa.

Biaya hidup di Filipina

Biaya hidup selama di Filipina berasal dari uang pribadi siswa. Dalam hal ini biaya akomodasi (asrama) tidak masuk ke dalam paket. Untuk itu, siswa harus membayar USD 4,200 pertahun untuk asrama, makan, dan fasilitas internet yang disediakan. Biaya tambahan lainnya, paling-paling untuk hiburan atau kebutuhan pribadi Anda, seperti jalan-jalan menyusuri Filipina dan jajan makanan-minuman khas negeri lumbung padi tersebut.

Biaya pengambilan endorsement

Karena AAA merupakan sekolah pilot luar negeri, lulusannya masih harus mendapatkan endorsement agar bisa bekerja di maskapai nasional. Endorsement itu semacam izin kerja pilot untuk menerbangkan pesawat di suatu negara. Hal itu dikarenakan iklim di setiap negara berbeda-beda. Untuk itu, pilot yang belajar di luar negeri harus mendapatkan endorsement terlebih dahulu guna mengetahui medan penerbangan di tanah air. Untuk mendapatkan pelatihan endorsement ini, setidaknya mereka harus mengeluarkan dana sekitar USD 5,000 (harga berbeda-beda, tergantung kebijakan di masing-masing sekolah pilot).

Demikianlah rincian biaya yang harus dikeluarkan bila Anda memilih AAA sebagai sekolah pilot pilihan Anda. Semoga artikel ini dapat dijadikan referensi untuk menemukan sekolah pilot yang tepat. Kunjungi website resmi All Asia Aviaton Academy untuk mendapatkan informasi lebih detail. Salam penerbang! :)

Memilih Sekolah Pilot yang Tepat

memilih sekolah pilotDalam pandangan semua orang, sosok pilot itu dikenal gagah, tangguh, dan pemberani. Oleh karena itu, setiap menanyakan cita-cita kepada anak laki-laki, rata-rata menjawab pilot sebagai profesi idaman mereka. Sementara itu, negeri tercinta ini tengah kekurangan pilot. Indonesia membutuhkan sekitar 800 pilot untuk di tempatkan di setiap maskapai nasional setiap tahun. Seharusnya, hal ini menjadi peluang besar bagi pemuda-pemudi Indonesia yang bermimpi menjadi pilot. Namun, berlalunya waktu ikut mengubah impian mereka. Salah satu penyebabnya ialah biaya sekolah pilot yang sangat mahal. Di samping itu, tak sedikit sekolah pilot yang melakukan penipuan sehingga siswa lulus lebih lama, bahkan terbengkalai. Untuk itu, sebelum memutuskan masuk sekolah pilot, diwajibkan untuk melakukan hal-hal di bawah ini:

Mencari tahu kualitas dan kuantitas lulusan

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari tahu usia berdirinya sekolah pilot, jumlah instruktur dan pesawat latih, serta tempat latihan terbang yang disediakan. Bila menemukan fakta bahwa sekolah pilot tersebut masih baru (usianya belum mencapai 4 tahun), sebaiknya segera mencari alternatif sekolah lainnya. Begitupun jika jumlah instruktur dan pesawat latih yang masih sedikit atau tidak seimbang. Tempat latihannya pun tak boleh luput dari perhatian. Apabila sekolah tersebut menggunakan bandara komersil sebagai tempat latihan, tentu akan menghambat proses pelatihan karena harus mengantri untuk mendapatkan jam terbang. Dengan mengetahui semua itu, tentu dapat diperkirakan mengenai kualitas dan kuantitas pilot yang telah diluluskan oleh sekolah pilot tersebut.


Mengalkulasi biaya yang ditawarkan

menghitung biaya pendidikanLakukan browsing untuk mengetahui rincian biaya pendidikan yang ditetapkan masing-masing sekolah pilot. Biasanya terdapat biaya pendaftaran, serangkaian tes seleksi, akomodasi, paket lisensi pilot, dan biaya hidup. Berdasarkan panduan yang terdapat di Sekolah-Pilot.com, kalkulasikan semua biaya tersebut. Hati-hati terhadap biaya tersembunyi (hidden fee) karena dapat membengkakkan biaya pendidikan. Bila menemukan sekolah pilot dengan biaya pendidikan yang terjangkau, jangan ragu untuk mendaftar (tentunya setelah mendapatkan izin dari orang tua/wali).

Mengetahui tahapan seleksi yang ditetapkan

Sekolah pilot negeri, biasanya akan menerapkan proses seleksi yang ketat. Pihak sekolah akan sangat selektif dengan hanya menerima siswa yang memenuhi persyaratan, tanpa toleransi! Sekolah pilot negeri telah menentukan persyaratan khusus, seperti tinggi badan minimal 170 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita, tidak boleh berkacamata, diutamakan lulusan SMA jurusan IPA serta usia maksimal 23 tahun. Jika merasa tidak memenuhi kualifikasi tersebut, sebaiknya tidak membuang-buang waktu untuk mendaftar ke sekolah tersebut. Ada beberapa sekolah pilot yang menoleransi tinggi badan, latar belakang pendidikan, batas minus pada mata, dan usia calon siswanya. Info selengkapnya, baca di sini.

Jika terhalang masalah biaya, carilah sekolah pilot yang menyediakan program loan (pinjaman dana pendidikan) di Sekolah-Pilot.com. Dengan melakukan hal-hal di atas, Anda pun dapat memilih sekolah pilot yang tepat. Jangan pernah mengubah impian hanya karena biaya, fisik, maupun kesenjangan sosial lainnya. Tuhan selalu memberi jalan untuk umatnya yang mau berusaha. Salam terbang untuk calon penerbang! Semoga informasi ini bermanfaat. :)

Panduan Mencari Beasiswa di Luar Negeri

 

beasiswa ke luar negeriApa saja keuntungan mendapatkan kuliah ke luar negeri? Mengapa semakin dan semakin banyak pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan di negeri orang? Bukan hanya dari kalangan artis, siapapun mendambakannya. Tak perlu heran karena jawabannya sudah tentu pelajar Indonesia ingin mendapatkan pendidikan berkualitas. Itu bukan berarti kualitas pendidikan di negeri ini tidak bagus, tapi beberapa negara asing menerapkan standar pendidikan yang tinggi dan sudah diakui secara internasional. Di samping itu, lulusan universitas luar negeri besar kemungkinan lebih dipertimbangkan untuk bekerja di perusahaan-perusahaan besar. Mampu menguasai bahasa asing dan mengenal lingkungan & budaya berbeda juga menjadi tujuan sekaligus keuntungan dari kuliah ke luar negeri.

Namun, ada satu kendala terbesar untuk kuliah ke luar negeri yaitu masalah biaya. Hidup dan belajar di negeri orang memakan biaya yang sangat banyak. Dibutuhkan persiapan dana yang matang sebelum berangkat untuk menempah ilmu di negara lain. Tidak mau membebani orang tua untuk menguliahkan Anda dengan biaya yang selangit? Solusi terbaiknya yaitu mencari beasiswa luar negeri. Pada dasarnya, Anda harus melewati tiga langkah di bawah ini untuk menemukan dan mendapatkan beasiswa luar negeri:

Mengumpulkan informasi

Calon kandidat penerima beasiswa mesti bertindak aktif dalam mencari informasi. Pasalnya, pengumuman tentang pembukaan jalur beasiswa tidak akan terlihat secara cuma-cuma di koran, televisi, radio, majalah, atau yang lainnya. Melainkan Anda harus mencari sendiri informasi seputar beasiswa luar negeri dari situs resmi universitas impian Anda atau penyelenggara program beasiswa tertentu. Tak lupa pula mengunjungi situs DIKTI (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) yang menyediakan program scholarship ke luar negeri. Di situs resmi DIKTI, Anda bisa mendapatkan informasi terbaru seputar program beasiswa ke laur negeri yang diadakan oleh DIKTI.

Selain itu, kalau Anda tidak mau pusing dan repot, sebaiknya ikuti saj fan page info beasiswa di Facebook atau Twitter. Cara ini memungkinkan Anda untuk tetap update dengan informasi beasiswa luar negeri terbaru. Namun, karena penyedia informasi tersebut adalah pihak ketiga (bukan pengada program beasiswa tersebut langsung), pastikan sumber yang Anda percayakan itu terpercaya dan memang dapat membantu untuk mencari dan menemukan beasiswa ke luar negeri.

Melengkapi persyaratan

Selanjutnya, setelah mendapatkan informasi yang akurat tentang pembukaan program beasiswa untuk kuliah ke negara tertentu atau bahkan lebih spesifik lagi, ke suatu universitas tertentu. Pada umumnya, persyaratan untuk mendaftar ke beasiswa luar negeri sama dengan untuk dalam negeri. Yang mana Anda perlu menyiapkan:

  1. Identitas diri, misal Kartu Tanda Mahasiswa
  2. Ijazah pendidikan terakhir dengan kartu hasil studi
  3. Fotokopi slip gaji orang tua, KK, pasfoto, dll.

Namun, untuk memperoleh kesempatan mendapatkan beasiswa ke luar negeri, dibutuhkan sertifikat hasil TOEFL dan IELTS dengan skor minimal.

Mempersiapkan diri

Kemudian, persiapkan diri Anda untuk menghadapi ketatnya persaingan dalam mendapatkan beasiswa ke universitas favorit melalui jalur beasiswa di negara tertentu. Ingat, persiapan bukan sekedar dokumen-dokmen dan prestasi saja, melainkan juga persiapan mental. Sudahkah Anda yakin bahwa beasiswa yang ditawarkan tersebut akan menjadi milik Anda. Persiapan dilakukan dengan seksama dan matang.

Nah, itulah beberapa langkah penting dalam mencari informasi seputar beasiswa ke luar negeri. Semoga bermanfaat!

Tips Bergaul ketika Kuliah di Negara Asing

Tips-Pintar-BergaulBisa kuliah di negara orang lain adalah suatu kesempatan besar untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik dan mengenal seluk-beluk dari negara tersebut. Sayangnya, terkadang perbedaan budaya dan kebiasaan membuah mahasiswa asing kesulitan bergaul dengan mahasiswa lokal sehingga sering terjadi kesalahpahaman dan konflik yang membuat perpecahan. Tentu permasalahan ini harus dihindari sebisa mungkin. Jika saat ini Anda sedang kuliah di luar negeri, ada baiknya untuk mengikuti tips bergaul di bawah ini:

Tunjukkan rasa hormat

Lain ladang lain belalang lain lubuk lain ikannya adalah pepatah yang tepat untuk menggambarkan perbedaan yang akan Anda hadapi ketika belajar di negeri orang. Untuk itu, Anda harus tunjukkan rasa hormat Anda kepada orang-orang di sana. Misalnya, jika mereka sedang melakukan upacara keagamaan tertentu dan mereka mengundang Anda, jangan menolaknya mentah-mentah. Sebaiknya penuhi undangannya dan ikuti aturan mereka selama tidak merugikan dan keluar dari ajaran agama Anda. Tidak ada salahnya jika Anda hanya duduk dan minum jus atau air mineral yang sudah disediakan, bukan? Contoh lainnya adalah ketika mereka mengajak Anda makan malam dan meminta Anda mencicipi makanan yang tidak sesuai ajaran agama Anda (haram), sebaiknya beritahu mereka bahwa Anda tidak bisa mencicipi makanan tersebut. Jika Anda menunjukkan rasa hormat kepada mereka, tentu mereka akan menghormati Anda.

Bantu sebisa mungkin

Jangan sungkan untuk membantu orang-orang disekitar Anda sesuai kemampuan Anda. Misalnya, jika tetangga asrama atau kosan Anda mengalami listrik di rumahnya, silahkan bantu mereka sebaik mungkin, apalagi jika Anda pandai dalam hal kelistrikan. Di samping itu, jika Anda tinggal di rumah teman yang memiliki keluarga, jangan sungkan untuk membantu mengerjakan pekerjaan rumah jika memiliki waktu luang. Jika Anda supel dan suka menolong, orang-orang disekitar Anda akan menghargai dan peduli kepada Anda.

Hindari keinginan untuk menjelek-jelekkan

Jangankan di luar negeri, di tanah air saja ada puluhan provinsi dengan kebudayaan yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut telah mempersatukan bangsa Indonesia hingga saat ini. Oleh sebab itu, jika di luar negeri Anda menemukan kebudayaan, cara, atau kebiasaan yang tidak biasa, jangan menjelek-jelekan hal tersebut apapun alasannya. Hal ini berlaku untuk semua hal yang menurut Anda beda dari apa yang sudah Anda ketahui. Misalnya, Anda melihat suatu kebudayaan yang cukup aneh atau bahkan mengerikan, jangan menjelek-jelekkan kebudayaan tersebut apalagi di depan masyarakat lokal. Sebaiknya jaga bicara Anda dan anggap sebuah perbedaan yang Anda ketahui sebagai referensi saja.

Btw, bagaimana jika ada konflik antara Anda dan mahasiswa di sana? Selesaikan dengan cara sehat. Ingat bahwa Anda tinggal di negara orang lain dan Anda adalah mahasiswa yang tidak menyelesaikan suatu permasalahan dengan otot, tapi melainkan dengan otak. Jika masalah ini tidak bisa diselasaikan dengan cara baik-baik dan kebetulan Anda tidak bersalah, silahkan hubungi pihak sekolah untuk mendapatkan bantuan. Anda juga boleh menghubungi pihak berwajib jika masalah tersebut menjadi lebih sulit diselesaikan. Mudah-mudahan dengan melakukan tips ini, Anda bisa bergaul di lingkungan kampus dan tempat kosan Anda dengan baik.